PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI SDN 39 SUNGAI KAKAP
Nama
: Maisa Sri Wati, S.Pd
CGP Angkatan : 11
Kabupaten : Kubu Raya
Sekolah Asal : SDN 39 Sungai Kakap
Latar
Belakang
Tujuan
pendidikan KI Hajar Dewantara yaitu menuntun anak dengan segala kodrat yang ada
pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang
setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat.
Budaya postif
menciptakan suasana pembelajaran yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Untuk
mewujudkannya perlu ada disiplin positif disekolah. Salah satu cara untuk
menerapkannya adalah melalui proses pembentukan keyakinan kelas dan
pelaksanaan segitiga restitusi. Keyainan yang dimiliki oleh sekolah saat ini
yang merupakan core value masih perlu diselaraskan dengan baik kepada siswa.
Pada Aksi Nyata berupa
diseminasi modul 1.4 Budaya Positif sekolah merupakan kewajiban dan amanah yang
diemban oleh CGP dalam pendidikannya yang baru sepertiga jalan. Materi yang
bernaung dibawah judul Budaya Positif sekolah adalah disiplin positif dan
nilai-nilai kebajikan, teori motivasi, hukuman, dan penghargaan, keyakinan
kelas, kebutuhan dasar manusia, lima posisi kontrol guru, dan segitiga
restitusi. Kesemua materi tersebut adalah ilmu baru yang dapat dijadikan acuan
dan alternatif untuk menangani anak yang bermasalah yang mengadopsi pemikiran
ki hajar Dewantara, yaitu berpihak pada murid.
Tujuan
- Mewujudkan
budaya positif dengan keyakinan kelas
- Membangun
motivasi internal dalam pembelajaran
- Mewujudkan
pembelajaran yang menyenangkan yang berpihak pada murid
Tolok Ukur
- Rencana perbaikan
- Terdapat poster
keyakinan kelas pada masing-masing kelas
- Guru dapat
menerapkan segitiga restitusi dalam menangani permasalahan siswa
- Permasalahan
mengenai pelanggaran tata tertib berkurang
- Berkolaborasi dengan semua
pihak demi terwujudnya Budaya positif
- Penutup
Lini masa tindakan yang akan dilakukan
- Menghadap Kepala Sekolah
untuk menjelaskan pentingnya penanaman Budaya Positif dan Keyakinan Kelas
di sekolah, serta meminta izin untuk mendiseminasi kan bersama rekan guru.
- Berkolaborasi dan
berkoordinasi dengan Wali Kelas yang lain untuk membuat keyakinan kelasnya
masing-masing.
- Memantau, merefleksi, dan
mengevaluasi keyakinan kelas yang sudah dibuat
- Mengumpulkan rekan guru
untuk melakukan desiminasi pemahaman budaya positifif dan segitiga
restitusi.
- Mengambil dokumentasi
- Deskripsi Aksi Nyata
Pada tanggal 16 Agustus 2024, CGP mendatangi Kepala
Sekolah menyampaikan rencana Aksi Nyata Diseminasi Budaya Positif kepada
warga sekolah, dalam kegiatan ini Kepala Sekolah menyetujuinya, kemudian CGP
Menyusun Langkah-langkah Diseminasi Budaya Positif.
Kegiatan
Diseminasi Budaya Positif dilaksanakan pada tanggal 22 Agustus 2024, yang
dihadiri oleh Kepala Sekolah dan guru, dalam hal ini Kepala sekolah dan dewan
guru sangat mendukung pogram dan memulai penanam Budaya Positif disekolah.
Dukungan yang dibutuhkan
- Saling berkolaborasi bersama kepala sekolah ,rekan
sejawat, siswa dan orang tua dalam penerapan keyakinan kelas
- Alat dan bahan : sticky notes,
pulpen dan lainnya
- Komitmen bersama untuk mewujudkan budaya
positif melalui keyakianan kelas.
Hasil Aksi Nyata
Hasil dari kegiatan Aksi Nyata
yang telah dilakukan maka akan menghasilkan tumbuhnya pemahaman warga di
sekolah mengenai penerapan Budaya Positif dan mulai diterapkannya Budaya
Positif di sekolah, serta dalam penyusunan keyakinan kelas dan penyelesaian
masalah dengan menggunakan pendekatan segitiga restitusi.
Harapan saya semoga penerapan Budaya positif dapat
terwujud, baik dilingkungan sekolah, dirumah maupun dilingkungan masyarakat.
DOKUMENTASI KEGIATAN PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH
Kegiatan Diseminasi dapat dilihat di :
https://drive.google.com/file/d/1LDvfh8hyNcSZ2vD6VN8KHmI0o8uwQZYe/view?usp=drive_link
Konten ini telah tayang Channel Youtube pribadi : https://www.youtube.com/watch?v=2kntdZgwCao&t=126s
dengan judul Video Aksi Nyata Desiminasi Modul 1.4
DOKUMENTASI KEGIATAN DESIMINASI

.jpeg)
